Every day, God thinks of you. Every hour, God looks after you. Every minute, God cares for you. Because, every second He loves you.
RSS

Kamis, 07 November 2013

Pelatihan Pembina Sekami Se-Provinsi NTT di Bajawa

Dua orang Pembina Sekami utusan Departemen Agama Kabupaten Manggarai Keuskupan Ruteng, mengikuti kegiatan Pelatihan Pembina Bina Iman Anak (BIA), yang berlangsung tanggal 17-20 Oktober 2013, di Bajawa Kabupaten Ngada. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Johny, Jl. Gajah Mada, Ngada.

Kami berangkat dari Ruteng, Kamis tanggal 17 Oktober pukul 07.00, dengan menggunakan travel, dan tiba di Bajawa pukul 12.30. Di sana, kami berkumpul dengan peserta lain sebagia utusan dari kabupaten-kabupaten lain di NTT. Setiap kabupaten mengirimkan setidaknya dua orang pendamping/Pembina Bina Iman Anak. Peserta yang hadir pada kegiatan tersebut adalah utusan dari semua Kabupaten se-Propinsi NTT atau mewakili 7 keuskupan. Seluruh peserta pada saat check-in langsung diterima oleh panitia dari Kanwil Departemen Agama, Provinsi NTT, sekaligus menyerahkan surat tugas dari Departemen Agama Kabupaten masing-masing. Adapun tema dari kegiatan pelatihan tersbeut adalah “MELALUI KEGIATAN PEMBINAAN PARA PEMBINA BINA IMAN ANAK (BIA) KITA BERSINERGI MENINGKATKAN IMAN ANAK MENUJU MASYARAKAT NTT YANG BERIMAN, CERDAS, RUKUN DAN SEJAHTERA (BERNAS)".


Kegiatan pelatihan para Pembina Bina Iman Anak (BIA) Se-Provinsi NTT ini dibuka dengan Misa Kudus, tanggal 17 Oktober 2013 pukul 16.30 Wita, yang dipimpin oleh Pater Gregorius, OFM, Cap, Pastor Paroki Were Bajawa. Setelah acara pembukaan melalui misa kudus selesai, acara dilanjutkan dengan acara santap malam bersama, yang diikuti dengan acara pembukaan oleh Kepala Dinas Kabupaten Ngada. 

Acara selanjutnya adalah penyampaian teknis dan dinamika kelompok selama kegiatan oleh Ibu Gabriela Nio, S.Ag. Hari kedua, kegiatan dimulai pukul 06.00 dengan perayaan Misa Kudus di Gereja St. Yoseph, Bajawa. Selepas misa, pukul 08.00-13.00, kegiatan dilanjutkan dengan materi “Alat Praga, Musik, Gerak dan Lagu" oleh Ibu Gabriela Nio,S.Ag yang sesekali diselingi dengan prakter gerak dan ragam SEKAMI. Dalam kesempatan itu, Ibu Gabriela mengatakan “Seorang pembina diharapkan kreatif (mempunyai daya cipta) dan mampu menciptakan sesuatu yang baru menurut citra Allah. Karena seorang pembina adalah pencipta dan utusan Allah yang telah dipanggil untuk mewartakan Sabda Allah dan perlu keterbukan terhadap keadaan dan situasi diluar”. 

Selepas makan siang, acara dilanjutkan pada sore hari, tepatnya pukul 15.30 dengan penyampaian materi mengenai “Spiritualitas dan Motivasi Pembina Bina Iman Anak dan Teknik Bercerita  Kitab Suci Kepada Anak  dan Tradisi Gereja Katolik” oleh Romo Yono, Pastor Paroki Jerebu’u. Sesi ini dilaksanakan sampai pukul 22.00 malam. Pesan Romo Yon dalam kesempatan itu adalah “Spiritualitas Animator / Animatris adalah berjalan menurut Roh, hidup didalam Roh, dan dituntun oleh Roh Kudus (Roma,8:4,9) dan suatu corak / cara hidup seorang Kristen pengikut Kristus – penggerak misi- yang berhubungan dengan tugas perutusan untuk mewartakan Injil kepada semua orang. Animator/Animatris misioner berarti pemberi jiwa dan semangat, penggerak misi /praktisi misi untuk membangkitkan semangat misioner pada belbagai kelompok jemaat”. Dalam materi tentang Kitab Suci Romo Yon menambahkan bahwa guru atau Pendamping Anak yang tidak bisa bercerita, ibarat orang yang hidup tanpa kepala. 

Hari ketiga, kegiatan pukul 08.00 – 13.00 diisi dengan penyampaian materi tentang “Microteaching (Simulasi dan Praktek)” oleh Ibu Gabriela Nio,S.Ag. Setiap peserta dibagi dalam 4 kelompok untuk mempraktekan bagaimana seorang pendamping mendampingi anak-anaknya dalam suatu kegiatan dan bagaimana cara mengajarkan anak untuk menjadi pewarta  dan menjadi Misioner cilik. Pada saat mempraktekkan, ada yang menjadi pendamping dan ada yang menjadi anak-anak. 

Sore hari, kegiatan dilanjutkan mulai pukul 16.00-19.00, dengan penyampaian materi tentang “Kebijakan Kantor Wilayah Kementrian Agama Propinsi NTT dan Kebijakan Teknis Bidang Urusan Agama Katolik Kanwil Kementrian Agama Propinsi NTT dan ditambahkan dengan Pengaruh Media Masa Terhadap Pembentukkan Karakter Anak” oleh Bapak KABID Propinsi NTT. Pada kesempatan itu, Bapak KABID mengatakan bahwa “Salah satu tugas bidang adalah melakukan pembinaan dalam rangka peningkatan kualitas kehidupan umat beragama (dalam setiap aspek) dan dijabarkan dalam struktur Kerja Bidang Urusan Agama Katolik”. Ia menambahkan, dalam kaitan dengan pengembangan iman, satu hal yang dewasa ini cukup berperan dalam memengaruhi perkembangan kehidupan iman/spiritual manusia, adalah media masa dengan segala dampak positif dan negatifnya. 

Selepas itu, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama. Pada pukul 21.30 akhirnya, acara penutupan dilaksanakan. Acara penutupan itu dipimpin langsung oleh Bapak KABID Propinsi NTT, yang dilanjutkan dengan pembagian sertifikat peserta. Acara penutupan ini seharusnya dilaksanakan tanggal 20 Oktober 2013, akan tetapi dimajukan karena beberapa materi telah tuntas disampaikan, dan mengingat hari berikutnya banyak peserta yang pulang ke tempat masing-masing dengan menggunakan jadual pagi. 

Keesokan harinya, masing-masing peserta berkemas, untuk kemudian bersiap kembali ke daerah masing-masing. Segala canda dan tawa, hingga nyanyian bersama selama kegiatan tiba-tiba hilang dengan sendirinya, berganti dengan raut kesedihan dan tangisan perpisahan antar peserta. Kami sendiri akhirnya berangkat dari Bajawa pukul 09.00 pagi menuju Ruteng, bersama dengan teman dari utusan Kabupaten Manggarai Barat menggunakan travel dan tiba di Ruteng sekitar pukul 13.00 Wita dengan selamat.

Demikian sekilas info dari kami selama mengikuti kegiatan pelatihan para Pembina Bina Iman Ana (BIA) di Bajawa, semoga bisa membawa manfaat dan kebaikan. Salam. 

REPORTER (PESERTA): AGUSTINUS SABIN DAN VESTI

0 komentar:

Poskan Komentar